Hidayat, Taufik (2024) AUTOMATISASI JARINGAN DENGAN ANSIBLE DAN PENGAMANAN MENGGUNAKAN ACCESS CONTROL LIST (ACL) PADA KANTOR PT INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+) PADANG. Sarjana thesis, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang.
![]() |
Text
Skripsi_20101152630114_Taufik Hidayat_Abstrak.pdf Download (275kB) |
![]() |
Text
Skripsi_20101152630114_Taufik Hidayat_Bab I.pdf Download (454kB) |
![]() |
Text
Skripsi_20101152630114_Taufik Hidayat_Daftar Pustaka.pdf Download (230kB) |
![]() |
Text
Skripsi_20101152630114_Taufik Hidayat_FullText.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi jaringan komputer yang semakin kompleks dan terdistribusi meningkatkan kebutuhan untuk mengelola, memantau, dan mengotomatiskan jaringan secara efisien dan konsisten. Otomatisasi jaringan menjadi solusi penting untuk mengatasi tantangan pengelolaan jaringan yang kompleks dan memakan waktu. Otomatisasi jaringan dapat melakukan berbagai tugas seperti konfigurasi, manajemen, pengujian, dan penyebaran perangkat dapat dilakukan secara efisien menggunakan program pada simpul kontrol. Berdasarkan observasi langsung pada Kantor Perwakilan PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) Padang masih melakukan konfigurasi perangkat secara konvensional, dimana konfigurasi perangkat dilakukan secara manual, sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan saat melakukan konfigurasi dan peneliti menemukan pada keamanan jaringan masih terdapat router yang masih terhubung pada server utama sehingga memungkinkan akses tidak sah yang berisiko. Peneliti mengusulkan penggunaan otomatisasi jaringan menggunakan Ansible dan pengamanan jaringan dengan menggunakan metode Acces Control List (ACL) untuk mengatasi permasalahan tersebut. Ansible dipilih karena dapat melakukan konfigurasi banyak perangkat dengan sekali dijalankan dan secara otomatis, sehingga mengurangi kesalahan manusia dalam konfigurasi banyak perangkat dan Ansible juga dapat digunakan berulang sehingga menetapkan standar konfigurasi yang baru. Metode Access Control List (ACL) dipilih untuk sebagai metode keamanan pada router dimana karena memungkinkan hanya pengguna yang berhak, seperti tim IT atau pimpinan, yang dapat mengakses server. Hasil penelitian menunjukkan otomatisasi jaringan menggunakan Ansible dapat melakukan berbagai konfigurasi, seperti melakukan backup data dan konfigurasi pada router, serta melakukan restart layanan, instalasi, dan pembaruan perangkat lunak pada server dan ACL berhasil memblokir akses untuk perangkat yang tidak sah dan hanya mengizinkan perangkat yang diizinkan. Kata kunci: Otomatisasi jaringan, Ansible, Linux, Keamanan Jaringan, ACL
Item Type: | Thesis (Sarjana) |
---|---|
Subjects: | 0 Research > Ilmu Komputer 0 Research > Teknik |
Divisions/ Fakultas/ Prodi: | Fakultas Ilmu Komputer > Teknik Informatika (S1) |
Depositing User: | Ryan Ariadi A.Md |
Date Deposited: | 04 Mar 2025 03:05 |
Last Modified: | 04 Mar 2025 03:05 |
URI: | http://repository.upiyptk.ac.id/id/eprint/13235 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |